T  : 021 8630654 Pendaftaran Ext 4109 / 4110

F  : 021 - 8611101 , 021 – 86104256 

E  : rsijpk@rsijpondokkopi.co.id 

Unit Radiologi

Unit Radiologi memberikan pelayanan 24 jam untuk membantu menegakkan diagnose, pemeriksaan yang dilakukan dengan fasilitas :

Ø  MSCT 32 slide

Ø  Pesawat Radiologi kontras dan non kontras dengan Computer Radiografi (CR)

Ø  Panaromic

 

C-ARM , merupakan alat C-Arm atau Image Intensifier dengan X-ray yang bersifat bergerak dan berukuran kecil, sehingga dapat digunakan di kamar operasi.  Penggunaan C-Arm banyak di ruangan oparasi yang membantu Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi dalam menentukan level kelainan dan pemasangan implant pada saat operasi. Keunggulan alat ini antara lain waktu operasi yang cepat , ketepatan dalam menentukan diagnosa , kualitas gambar jaringan yang baik serta pergerakan alat yang fleksibel.  

Waktu pelayanan

Pemeriksaan rotgent dan CT SCAN buka 24 jam setiap hari, baik untuk pasien rawat inap, rawat jalan maupun pemeriksaan rujukan dari dokter di luar rumah sakit Islam.

Cara mendapatkan pelayanan :  Pemeriksaan rotgent atau CT Scan dilakukan berdasarkan surat permintaan pemeriksaan rotgent dari dokter melalui FORMULIR ROTGENT atau SURAT RUJUKAN .

Persiapan  dan Hasil  Pemeriksaan

Beberapa pemeriksaan membutuhkan persiapan khusus seperti puasa, pembersihan saluran cerna, banyak minum dll, untuk itu perhatikan dengan seksama penjelasan petugas radiologi  sebelum pemeriksaan dilakukan, dengan hasil pemeriksaan akan keluar dalam 20 – 60 menit tergantung jenis pemeriksaan.

Tim Dokter Spesialis Radiologi

1.   dr.Suginem Mujiantoro,SpR

2.    dr.R.Suryo Seto , SpR

3.   dr. Reny Luhur Setyani, Sp.Rad(K).,MM

RADIOLOGI2RADIOLOGI1MSCT

 

 

Kamar Operasi

Pelayanan 24 jam untuk tindakan operasi bedah umum, bedah Urologi, bedah Saraf, bedah Anak, bedah Ortopedi, bedah Plastik, Bedah Onkologi, bedah Digestif, bedah mata, bedah THT, bedah Kebidanan, bedah Gigi dan Mulut, dll yang dilakukan secara elektif (terencana), tidak terencana (Cito), maupun One Day Care (ODC).

Lainnya

$1Layanan Lainnya

Ø  Bimbingan Rohani Pasien

Memberikan tuntunan rohani kepada pasien dan keluarga secara islami untuk membantu keluarga mendapatkan keikhlasan, kesabaran, dan ketenangan dalam menghadapi cobaan sakit.

RS Islam Jakarta Pondok Kopi bekerjsama dengan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiah wilayah Duren Sawit.

Ø  Ambulance 24 jam

Memberikan layanan rujukan pasien antar Rumah sakit dengan unit pelayanan.

Ø  Layanan Nafsul Muthmaiinah

Mambantu keluarga dalam pengurusan jenazah sampai dengan pemakaman sesuai tuntunan dalam ajaran islam. Memberikan pelatihan bagi pengurus masjid atau instansi dalam hal cara-cara pengurusan jenazah yang dilakukan di uniot Binroh.

Ø  Klub Senam

Klub Senam di RS Islam Jakarta Pondok Kopi, yaitu : Klub Senam Persadia, Klub Senam Pencegahan Osteophorosis, Klub Senam Lanzia (gerak latih otak/GLO), dan senam pegawai.

Ø  LazisMU

Menerima dan menyalurkan zakat, infak, dan shadaqoh dari pegawai RS Islam Jakarta Pondok Kopi dan masyarakat umum.

Pemanfaatan Lazismu diantaranya : santunan anak asuh, bantuan korban bencana alam, memberikan bantian biaya pengobatan bagi masyarakat kurang mampu, santunan perawatan pegawai RS Islam Jakarta Pondok Kopi, dan santunan kematian keluarga pegawai RS Islam Jakarta Pondok Kopi.

Ø  Disaster Management Centre (DMC)

Berkordinasi dengan PP Muhammadiyah/Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC). DMC dilengkapi dengan 1 unit ambulance, 1 set RS Lapangan, 2 perahu karet , 1 set penyulingan air, 2 set tenda, set bedah minor, dll. Kegiatan tim DMC RSIJ Pondok Kopi antara lain bantuan kesehatan dengan pengiriman tim medis dan pelayanan posko kesehatan, baik di dalam maupun di luar RS Islam Jakarta Pondok Kopi, diantaranya Tsunami Aceh, Gempa Yogyakarta, Banjir DKI, Gempa Tasikmalaya, Gempa Padang, Banjir Karawang, Merapi Yogyakarta, Gunung Sinabung - Sumatera Utara , Topan Haiyan – Filipina & Nepal, bantuan kesehatan di Bandung Jawa barat, bencana Gempa Lombok , Palu, dan Tsunami Anyer.

Ø  Layanan Gizi

Unit Gizi melayani kebutuhan gizi pasien rawat inap serta pasien home care sesuai dengan diit dan kondisi penyakit pasien, melakukan konsultasi gizi bagi pasien rawat inap dan rawat jalan.

Ø  Home Care dan Home Visite

Home care perawatan yang dilakukan dirumah atas permintaan pasien/keluarga pasien dan disetujui oleh dokter.

Laparascopi

LAPARASCOPI, TEHNIK BEDAH DENGAN RISIKO MINIMAL

Tehnologi kedokteran saat ini berkembang sangat pesat, salah satunya dengan penggunaan Lapaskopi dalam prosedur pembedahan . Laparoskopi adalah sebuah teknik melihat ke dalam perut tanpa melakukan pembedahan besar.

Laparoskopi adalah teknik bedah invasif minimal yang menggunakan alat-alat berdiameter kecil untuk menggantikan tangan dokter bedah melakukan prosedur bedah di dalam rongga perut.

RS Islam Jakarta Pondok Kopi saat ini menfasilitasi kamar bedah dengan peralatan Laparaskopi .

Keuntungan pembedahan dengan laparakopi antara lain sayatan kecil sekitar 1-1,5 cm dimana ahli bedah akan memasukkan alat laparoskop yang memiliki sebuah tabung kecil ber  kamera dan lampu kecil pada ujungnya yang memperlihatkan isi di  dalam rongga perut dan panggul pada sebuah monitor. Dengan sayatan yang kecil tersebut rasa sakit lebih minimal dan luka dapat cepat sembuh sehingga memperpendek masa perawatan di rumah sakit. Risiko perdarahan saat proses pembedahanpun dapat diminimalisir .

Tehnik bedah laparoskopi tidak dapat dilakukan pada semua jenis pembedahan . Beberapa  tindakan yang dapat menggunakan tehnik laparaskopi antar lain :

  1. Operasi ginekologi sperti untuk pengangkatan Rahim, kehamilan ektopik terganggu , pengangkatan fibroid , dll
  2. Operasi Apendicitis / usus buntu yang meradang
  3. Operasi Hernia
  4. Pengangkatan organ yang terkena kanker seperti hati , usus , ginjal , ovarium, prostat atau kandung kemih
  5. Pengangkatan kantung empedu pada penyakit batu empedu

Meski teknik laparoskopi aman, tetap saja ada risikonya untuk itu setiap pembedahan. Beberapa risiko bedah laparaskopi antara lain kerusakan pembuluh nadi besar. kerusakan pada organ, seperti usus atau kandung kemih , reaksi alergi serius karena obat bius, komplikasi akibat penggunaan gas karbondioksida, seperti gas masuk ke pembuluh darah , terjadi penggumpalan darah di pembuluh darah. Risiko komplikasi  serius terjadi 1 per 1000 tindakan .